Kisah Penyelam Basarnas Aduk Lumpur Cari Korban Lion Air JT 610 !
Indowarta.com – Perairan Karawang yang merupakan lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang mempunyai arus dibawah laut yang deras. Dimana tim penyelam yang mengaku ekstra kerja keras dalam proses pencarian korban dan badan pesaat Lion Air JT 610. Hal tersebut yang dungkapkan oleh penyelam dari Gegana Satuan
Lihat Juga : 13 Menit Menegangkan Sebelum Lion Air JT 610 Jatuh di Perairan Karawang !
Brimob Polda Metro Jaya AKP Ibrahim Sajak.
“Jadi kami dapat bagian di sekitar KM VICTORY. Itu dari kapal Basarnas. Tapi untuk kendala saat ini, di bawah arusnya kuat. Jadi kami masih melihat situasi. Tadi kendalanya arus kuat,” tutur Ibrahim di Perairan Karawang, Jawa Barat, Jumat, 2 November 2018.
Disini Ibrahim yang mengaku sudah lima hari dirinya dan tim penyelam menyisir lokasi jatuhnya Lion Air bersama dengan 18 penyelam dari Polri. Sampai dengan saat ini mereka yang telah menembus kedalaman 35 meter yakni dengan halangan ketebalan lumpur sekitar 2 meter.
“Untuk jarak pandangnya masih bisa dilihat. Tapi karena kendala arusnya saja. Dua sampai tiga meter masih kelihatan,” jelas dia.
Penyelam Polri yang telah berkoordinasi dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk terus mengikuti instruksi titik koordinat pencarian. Sampai dengan saat ini, mereka yang telah menemukan banyak barang milik korban, pecahan pesawat dan beberapa potongan bagian tubuh korban.
Lihat Juga : Kisah Tim DVI Berjuang Keras Mencari Identitas Korban Lion Air !
“Arus saja. Susah kami. Tapi tetap ceritanya keselamatan dulu yang kami utamakan. Kami kadang-kadang menunggu. Tetap ini kan operasi gabungan, kami menunggu perintah Kabasarnas. Sembari menunggu kami coba ke titik-titik lain,” beber Ibrahim.
Dalam waktu satu hari saja, tim penyelam tiga hingga empat kali terjun melawan derasnya arus bawah laut. Yakni dengan kapasitas tabung yang terbatas, mereka yang hanya dapat bertahan 10 sampai dengan 15 menit di bawah air.
“Untung saja kami pakai tali agar tidak terbawa arus. Tapi kami juga harus melihat keselamatan anggota,” Ibrahim menandaskan.
Lihat Juga : Ini 3 Kejanggalan Pesawat Lion Air Jatuh di Perairan Tanjung Karawang !


Thursday January 01, 1970

Comments are closed.



Đăng ký ngay Vào chơi