Tim DVI Kerahkan 200 Personel untuk Identifikasi Korban Lion Air !
Indowarta.com – Identitas jadi kunci utama untuk menggerakkan sebagian besar kesibukan di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, semenjak pesawat Lion Air  TJ 610 jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) lalu. Dimana petugas tim Disaster Victim Investigation (DVI) yang sebagai pusat dari kesibukan itu.
Ikuti Juga : Ini 3 Kejanggalan Pesawat Lion Air Jatuh di Perairan Tanjung Karawang !
Sementara tim DVI yang bekerja untuk menangani kasus Lion Air JT 610 yang juga dari beberapa pakar, yakni mulai dari pakar patologi forensik, pakar odontologi, sampai dengan ahli laboratorium asam deoksiribonukleat atau DNA. Adapun bagi semua spesiasli ini yang bertugas dalam dua tim, yakni tim antemortem dan tim postmortem.
Copyright©cnnindonesia
Agustinus yang berperan sebagai kepala tim odontologi di tim DVI, yang memiliki tanggung jawab atas tim khusus guna mencari serta memeriksa gigi dari para jasad korban yang dipindah ke RS Polri ini. Walau terhitung har kelima pencarian pesawat dan penumpang yang hanya menemukan sebuah gigi oleh tim evakuasi, tim odontologi dimana yang disibukkan mencari data antemortem.
Disini para personel DVI di bidang odontologi di RS Polri yang terlihat sibuk ketika pewarta diizinkan berkunjung ke Gedung Instalasi Pelayanan DVI, dimana sebagai tempat mereka mengumpulkan data antemortem. Tak sedikit dari mereka yang serius menatap serta beberapa data sambil membolak-balikkan dokumen, ada yang tengah mewawancarai keluarga korban yang tengah melapor,
Ikuti Juga : Kotak Hitam Lion Air JT 610 Patah, KNKT Duga Kecelakaannya Dahsyat !
Ada juga yang sibuk menelepon guna memastikan data lainnya. Agustinus yang menuturkan, pihaknya yang lebih sibuk untuk mengejar data antemortem. Hal tersebut dikarenakan temuam geligi dari lokasi evakuasi yang sangat minim. Untuk menanggulangi kondisi tersebut, Agustinus dan tim yang turut menghubungi dokter gigi guna memegang
Rekam medis gigi milik korban apabila terpaksa meminta foto korban yang tengah tersenyum kepada para keluarga.
“Minimal, at least, kita punya foto saat senyum, kalau ada dua yang mirip, paling tidak kita berani kalau harus terpaksa,” ujar Agustinus.
Ikuti Juga : Tim SAR Temukan Bodi dan Roda Pesawat Lion Air di Sekitar Lokasi Black Box…


Thursday January 01, 1970

Comments are closed.



Đăng ký ngay Vào chơi