Akhirnya Buaya Putih Yang bikin Geger Warga Bogor Ditangkap, Masih ada 2 Lagi !
Indowarta.com – Perburuan seekor buaya yang diketahui muncul di sungai Cileungsi, Gunungputri, Bogorm Jawa Barat belum lama ini, akhrinya membuahkan hasil. Dimana salah satu dari tiga buaya yang diketahui beberapa kali muncul ke permukaan sungai, dan kini akhirnya berhasil ditangkap. Adapun buaya pertama kali yang muncul dan berhasil direkam oleh
Lihat Juga : Penampakannya Membuat Heboh, Buaya Putih di Sungai Cileungsi Akan Diburu !
warga pada Selasa (25/9/2018) pagi. Dimana para petugas gabungan yang diketahui telah mendapat laporan langsung dari warga yang terjun ke sungai dan mencari seekor buaya itu pada Jumat, 5 Oktober 2018. Sementara ddihari pertama, petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Jawa Barat yang dibantu oleh Anggota Tagana dan Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C)
Copyright©tempo
yang telah menyisir kemunculan buaya itu dengan menggunakan perahu karet. Dimana perburuan tersebut yang menggunakan bantuan alat berupa jala dan juga pipa paralon yang telah dimodifikasi dengan kawat tembaga pada ujungnya sampai dengan alat setrum tak ketinggalan jaring supaya buaya tidak kabur ke tempat lain ketika ditemukan.
Tetapi, upaya perburuan buaya yang dilakukan sampai dengan tengah malam yang tidak membuahkan hasil. Tak sedikit warga yang melihat proses perburuan tersebut sehingga menyebabkan petugas megaku kesulitan untuk memperkirakan posisi reptil itu. dan akhirnya, petugas yang berhasil menangkan satu ekor  buaya air tawar dengan ukuran 1,5 meter pada Sabtu malam.
“Buaya itu langsung kami bawa ke Kantor BKSDA. Setelah itu dititipkan di penangkaran di daerah Sukabumi,” ujar Penyidik Pegawai Negeri Sipil Wilayah I BKSDA Jabar, Sudrajat, Minggu (7/10/2018).
Lihat Juga : 
Dari hasil identifikasi tim di lapangan, buaya yang sering menampakkan diri dekat komplek Vila Nusa Indah 2, Desa Bojongkulur, Gunungputri yang semuanya ada sekitar tiga ekor buaya.
“Hari ini pencarian dihentikan sementara. Rencana besok dilanjut karena disinyalir masih ada dua ekor lagi,” ujar Sudrajat.
Sudrajat yang lantas menduga, buaya putih yang sebagai hewan peliharaan yang memang disengaja dilepas. Karena binatang buas ini yang tidak terlalu agresif ketika muncul di Sungai Cileungsi.
“Biasanya buaya liar itu agresif. Ini tidak. Tapi di sisi lain kami menemukan ada endemik lain. Dari tiga buaya, kemungkinan ada salah satu ekor yang asli habitat Sungai Cileungsi,” kata dia.
Lihat Juga : 

Comments are closed.



Đăng ký ngay Vào chơi